Pelajaran Bisnis Nilam Sari: Gagal, Belajar, Lalu Bangkit Lagi

Bisnis Nilam Sari

Suatu sore di saat hujan sudah mulai mereda dan menguapkan wangi tanah yang khas, saya santai sejenak sambil membaca buku dan sekilas melihat info-info di grup-grup whatsapp. Mata saya tertumbuk pada sebuah informasi yang disampaikan oleh Teh Ani Berta dalam grup Indonesian Social Blogpreneur Community atau lebih familiar disebut ISB, beliau mengabarkan bahwa akan ada workshop bisnis. Wah, acara menarik nih, pikir saya dalam hati. Apalagi saat saya membaca lagi bahwa pembicaranya adalah Mbak Nilam Sari yang terkenal sebagai womanpreneur dan franchise consultant terkenal dan sukses. Auto tertarik dong , saya gas aja deh ikut dan daftar acaranya.

Detail Acara

Workshop ISB bersama Nilam Sari adalah sebuah event khusus yang diperuntukkan bagi member ISB. Workshop yang hadir dengan tema ISB Workshop Kickstart Your Business ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 21 Mei 2026 yang baru lalu. Saya bersama teman-teman ISB lainnya hadir di ruang Zoom di malam hari jam setengah delapan malam deh. Jadi pas banget kalau buat saya tuh waktunya karena memang sudah  santai dan sudah ada di rumah.

Teh Ani Berta memandu langsung acara pada malam hari ini. Tentu saja dengan pembicara yang sudah kami tunggu yaitu Mbak Nilam Sari. 

Mengenal Sosok Nilam Sari

Jujur sebelum saya mengikuti acara zoom bersama Nilam Sari, saya tidak begitu mengenal siapa beliau. Tapi setelah disebut kata kebab Baba Rafi yaa saya langsung teringat pada merk kebab terkenal di Indonesia. Saya pun suka membeli kebab Baba Rafi ini dan rasanya enak. 

Oh ternyata , Nilam Sari adalah salah satu sosok dibalik kesuksesan bisnis kebab Baba Rafi. 

Nilam Sari adalah seorang anak tunggal dan sempat mengenyam kuliah di Universitas Airlangga (UNAIR). Nilam memag asli Surabaya. Namun, seperti penuturannya malam itu kepada seluruh member ISB yang mengikuti sesi zoom bersama beliau, dia mengatakan bahwa “Saya bukan tipe yang kelas banget, bukan yang hanya fokus kuliah. Saya suka mencari pengalaman dan kegiatan baru” 

Nilam Sari memutuskan menikah muda di usia sembilan belas tahun dan dikaruniai tiga orang anak. Salah satu nama anaknya adalah Rafi, jadi nama merk dagang Baba Rafi diambil dari nama salah satu anaknya. Begitulah seorang Nilam Sari, memutuskan menikah muda dan pada akhirnya karena kesibukan di rumah tangga Nilam Sari tidak berhasil menuntaskan studi kuliahnya di UNAIR.

Awal Perjalanan Membangun Bisnis

Suatu saat, Nilam Sari dan suaminya saat itu bepergian ke Qatar. Bukan tanpa tujuan mereka pergi kesana, melainkan mengunjungi orang tua yang tinggal dan bekerja disana. Naah, saat di Qatar inilah, mereka berdua melihat ada banyak penjual kebab. Akhirnya Nilam Sari terinspirasi dengan produk kebab karena memang saat itu sekitar tahun 2003 belum ada yang jualan kebab di Indonesia. Akhirnya setelah pulang kembali ke Indonesia pasangan ini mengumpulkan modal dan dapatlah modal awal sebesar empat juta rupiah. Modal awal tersebut adalah uang angpau pernikahan Nilam dan suaminya saat itu. 

Akhirnya mereka berdua membuat kebab ala Indonesia yang bumbu dan rasa sudah menyesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Pasangan ini berjualan kebab dengan menggunakan gerobak. Bisnis kebab ini mereka beri nama Baba Rafi. Mereka menjalankan bisnis kebab di kota Surabaya. 

Tadinya akan emnambahkan nama Qatar akan tetapi saat itu nama Qatar beum begitu familiar di telingan orang Indonesia. Di Indonesia orang lebih familiar dengan nama Turki. Jadilah mereka menamakan bisnisnya dengan nama Kebab Turki Baba Rafi.

Terbang Tinggi Bersama Bisnis Baba Rafi

Bisnis Kebab Turki Baba Rafi dinahkodai oleh Nilam Sari dan suaminya saat itu dengan fokus dan disiplin. Uang modal diputar dengan cermat dan penuh perhitungan sehingga dalam jangka waktu satu tahun saja mereka sudah memiliki lima gerobak kebab. Waah sebuah pencapaian yang sangat bagus,

Seiring semakin berkembangnya bisnis Kebab Turki Baba Rafi, makin banyak orang yang ingin ikut berjualan kebab Nilam Sari dan suami. Menurut penuturan Nilam, sebenarnya dia sudah tahu bahwa ada satu sistem yang bernama Franchise untuk bisnis waralaba yang bisa diterapkan dalam jualan kebab Turki Baba Rafi. Akhirnya mereka memutuskan untuk menjual Kebab Turki Baba Rafi dengan sistem franchise. Franchise Kebab Turki Baba Rafi dibanderol dengan harga tujuh juta rupiah. 

Tak disangka ternyata perkembangan bisnis franchise kebab mereka sangat laris manis. Terbukti di tahun kedua sudah memiliki tiga puluh gerobak. Wow…bayangin deh dari lima ke tiga puluh, gacor banget deh.

Apa yang dilakukan Nilam Sari saat menjalankan bisnis ini? Dia belajar memahami sistem jualan, fokus jualan dan ikut pelatihan-pelatihan bisnis untuk terus belajar. Naah, jadi karena kesibukan inilah akhirnya kuliah tidak selesai selain sibuk mengurus anak-anaknya. Pada masa-masa inilah Nilam Sari dan suami mulai berani untuk merambah kota lain bagi bisnis kebab yaitu  di Sidoarjo, Malang bahkan hingga Kalimantan dan Sumatera. 

Pindah ke Jakarta

Akhirnya sebuah keputusan besar mereka ambil. Apa keputusan besar tersebut? Yaap, Nilam Sari dan suaminya yang sekarang sudah menjadi mantan memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Mereka pindah ke Jakarta tahun 2008. Ternyata keputusan pindah adalah sebuah langkah tepat. Sebulan setelah kepindahan mereka ke Jakarta , Nilam berhasil membuka outlet Kebab Turki Baba Rafi  sebanyak tiga puluh outlet

Bisnis Kebab Turki Baba Rafi terus berkembang dan bertumbuh, karyawan semakin banyak , memiliki hingga lima rumah dan outlet maju pesat hingga mencapai delapan ratus outlet. Daan, saya takjub banget saat Nilam menceritakan kisahnya kepada saya dan rekan ISB lainnya di ruang Zoom. Bayangkan setahun pindah ke Jakarta, jumlah outlet menggurita hingga delapan ratus outlet. Amazing banget deh. 

Ekspansi Bisnis

Nilam Sari, terus bercerita fase hidup selanjutnya. Seperti kita ketahui bersama tahun 2009 ada masa krisis moneter dimana hampir sebagian besar pebisnis terdampak. Saat itu, Nilam mencoba memutar bisnis dengan membangun kos-kosan, namun gagal karena berbagai macam hal di luar ekspektasinya. Dari mulai daerah sekitar kosnya dibangun apartemen hingga Panti Pijat. Hingga akhirnya bisnis kos kosnya bubar.

Nilam Sari masih mencoba peruntungannya di bisnis lain yaitu bisnis tambang. Namun, Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, Nilam Sari tertipu oleh rekan bisnisnya hingga merugi sangat banyak. Namun, alhamdulilah setelah berjuang luar biasa akhirnya Nilam mendapat ganti rugi. 

Tak pernah ada dalam bayangan Nilam Sari akibat kejadian ini dia menanggung utang hingga empat belas milyar. Sungguh sebuah pelajaran berharga dalam hidup seorang Nilam Sari dan dari kejadian ini ada satu pelajaran berharga yang bisa dia dapat yaitu: pentingnya FOKUS BERBISNIS dan SABAR dalam menghadapinya.

Merangkak Kembali Bisnis Kebab Turki Baba Rafi

Nilam Sari, memutuskan untuk mengikuti sebuah lomba di Majalah Swa dan Nilam memenangkan lomba tersebut. Sebagai hadiah dari perlombaan tersebut adalah Nilam Sari mendapatkan beasiswa S2. Dia bingung karena S1 pun tidak lulus, bagaimana bisa dia lanjut ke S2. Akhirnya setelah berkonsultasi , Nilam mendapat kesempatan untuk mengikuti tes dan ternyata lulus lho. 

Akhirnya, Nilam mendapat pendidikan spesifikasi per subjek di kelas eksekutif. Teman-teman di kelasnya adalah para direktur dan top manajer perusahaan. Nilam banyak belajar dari mereka. Sungguh sebuah rejeki luar biasa bagi Nilam mendapatkan kesempatan beasiswa tersebut. 

Dari kelas tersebut, Nilam belajar saham, organisasi perusahaan dan berani membuka diri meluaskan kesempatan terbang lebih tinggi. Nilam memutuskan untuk membuka lowongan kerja khususnya bagian logistik dan finance serta satu lagi tuh saya lupa, yang jelas ada tiga bidang. 

Kebab Turki Baba Rafi hadir dengan slogan baru yaitu “BRAND LOKAL MAU MENDUNIA”. Perjalanan bisnis berlangsung mulus, tiga bulan kedua terjun ke lapangan, tiga bulan ketiga mulai menghasilkan, tiga bulan keempat perusahaan berhasil balik ke rasio utang normal yaitu sebesar tiga milyar.

Luar biasa, sebuah perjalanan penuh liku dan perjuangan panjang bisa kembali ke raio hutang normal. Tahun 2010 ekonomi kembali bagus, Kebab Turki Baba Rafi kembali berjaya dengan berhasil mendirikan seribu tiga ratus outlet di sepuluh negara.

Saat Ujian Itu Datang

Roda kehidupan terus berputar, kadang di atas kadang di bawah. Hal ini pun rupanya dirasakan oleh Nilam Sari. Saat sedang menikmati masa-masa indah dan kesuksesan, Tuhan memberikan ujian dalam kehidupan rumah tangganya. Badai besar menghantam biduk rumah  tangga Nilam Sari dan suaminya saat itu. Perceraian menimpa pasangan suami istri ini. 

Hingga akhirnya, perpisahan dalam rumah tangga berimbas kepada pohon bisnis. Tahun 2017 mereka pecah kongsi. Nilam Sari ditinggali utang sembilan milyar, mendapat tekanan hidup luar biasa, berurusan dengan polisi   dan puncaknya adalah manakala sang ibunda mengalami sakit leukeumia. Nilam sari menuturkan bahwa saat itu , dia nyaris mau bunuh diri saking putus asanya. 

Gagal, Belajar Lalu Bangkit Lagi

Nilam Sari menghadapi kenyataan pahit, mobil dari empat belas hanya tinggal dua buah saja, Kebab Turki Baba Rafi ditutup dan membuka perusahaan baru. Antara tahun 2017 hingga 2019 , Nilam Sari masih ngawang. Namun dia tetap berjuang dan bertekad untuk mencicil utang. Hingga tahun 2019 utang lunas. 

Beberapa kali Nilam Sari ingin menjual perusahaan miliknya, hingga akhirnya bulan November 2019 ada seseorang yang membeli perusahaannya. Tahun 2020 datang badai corona, Nilam Sari memutuskan untuk istirahat dulu.

Tahun 2022, Nilam Sari Allah luluskan ujian hidupnya, Allah mengangkat masalah hidupnya dengan berkembang pesatnya perusahaan di bawah investor baru. Hingga perusahaan pada bulan Agustus 2022 bisa melantai di bursa dan berhasil mengumpulkan dana masyarakat melalui saham senilai seratus tiga puluh milyar.

Nilam Sari mendirikan perusahaan baru bernama PT. Nava Sari Kreasi. Perusahaan yang bergerak di bisnis waralaba dan pelopor pasar kebab dan bisnis makanan kaki lima di Indonesia. Bisnisnya juga merambah konsultan bisnis untuk merek yang ingin mewaralabakan bisnisnya. Nilam Sari juga memiliki platform bisnis online  yaitu Bukaoutlet.com yang menaungi banyak brand kemitraan baik lokal maupun internasional. 

Makna Kehidupan Dari Sebuah Perjalanan Hidup

Menyimak cerita Nilam Sari malam itu bersama ISB sungguh membuat saya tertegun. Jujur, saya kaguum banget sama Mba Nilam ini, Ya Allah benar-benar perempuan tangguh dan kuat. Saya banyak mendapat pelajaran malam itu dari seorang inspiratif pemilik PT Nava Sari Kreasi.

Ada beberapa pelajaran dan poin penting yang disampaikan oleh Nilam Sari dalam sesi berbagi di Workshop ISB ini, yaitu:

  1. Hadapi saja apapun masalah hidup
  2. Selalu belajar hal baru
  3. Jangan merendahkan diri sendiri
  4. Pandai mengelola resiko
  5. Silaturahmi membuka pintu rezeki
  6. Investasilah dari leher ke atas
  7. Jangan pernah jadi Support System orang lain, jadilah Support System untuk diri sendiri
  8. Buat CV profil diri sebaik mungkin agar orang menaruh percaya kepada kita

Saat ini Nilam Sari sudah menikah lagi dan hidup bahagia bersama keluarga barunya. Masya Allah Tabarakallah sebuah pelajaran bisnis dari Nilam Sari: Gagal, Belajar, Lalu Bangkit Lagi. Sungguh sebuah perjalanan hidup luar biasa.

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *