Yuk Kenali Kebiasaan-Kebiasaan Gaya Hidup Positif Yang Dapat Memberi Energi Baik Pada Diri

Kebiasaan gaya hidup positif

Saya baru saja membaca buku yang berjudul Good Vibes Good Life: Bagaimana mencintai diri sendiri dapat menjadi kunci pembuka kehebatanmu karya Vex King. Buku ini mengupas tentang beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar dapat menumbuhkan energi positif dalam diri kamu. Energi positif tersebut bisa menarik perasaan bahagia dan ini adalah salah satu bekal untuk bisa mencintai diri sendiri. Dalam artikel ini saya akan mengulas salah satu bab dari buku ini, tepatnya pada bagian Bab II tentang Kebiasaan-Kebiasaan Gaya Hidup Positif. 

Dalam bab pembukanya buku ini bercerita tentang hukum ketertarikan. Hukum ketertarikan mengatakan bahwa apa yang kamu pikirkan akan terwujud ke dalam realitas hidup yang sedang kamu jalani. Hukum ketertarikan  akan bekerja saat kamu berpikir positif. 

Dalam pikiran-pikiran positif tersebut ada energi yang juga positif. Energi positif yang kamu keluarkan akan direspon oleh alam semesta. Inilah yang disebut dengan hukum vibrasi. Jadi dalam hukum vibrasi, vibrasi atau  energi apapun yang kamu pancarkan akan maka alam akan meresponnya dan semua akan dikembalikan kepadamu. Jadi hati-hati dengan energimu, jika energi yang kamu pancarkan negatif maka semesta akan memberikan energi negatif. Begitupun sebaliknya. 

Bagaimana caranya agar energi yang kamu miliki bersifat positif? Ada beberapa kebiasaan-kebiasaan positif yang dapat memberi energi baik pada diri kamu. Langkah pertama agar kamu bisa memiliki energi positif tentu saja dengan mencintai diri sendiri. Mencintai diri sendiri dan meningkatkan level vibrasi ke arah positif ini berjalan beriringan. Yuk kenali kebiasaan-kebiasaan gaya hidup positif yang bisa memberi energi baik pada diri kamu dan pada akhirnya akan membawa kamu pada level mencintai diri sendiri.

    Berteman dengan orang-orang baik itu kalau yang saya rasakan  bisa ngasih energi positif karena tanpa sadar saya jadi  ikut kebawa sama cara mereka berpikir dan bersikap. Yaa karena temannya itu baik jadi terimbasnya yaa yang baik-baik saja. Energi positif itu akan menular. Percaya deh.

    Saat dikelilingi teman yang tulus, suportif, dan nggak suka menjatuhkan, hidup terasa lebih ringan karena kamu  bisa jadi diri sendiri tanpa takut ada yang menghakimi. Teman-teman baik, mereka akan hadir dalam segala situasi, bukan cuma pas senang, tapi juga saat kamu lagi capek, bingung, atau down, entah cuma buat dengerin cerita atau ngasih semangat. 

    Obrolan sama orang-orang baik juga sering bikin hati adem, pikiran lebih jernih, dan sudut pandang jadi lebih positif. Intinya gak bikin pikiran jadi tambah juwet gitu wkwkwk. Dari mereka, kamu belajar buat lebih sabar, bersyukur, dan nggak gampang negatif ngeliat keadaan. Tanpa banyak ceramah, sikap baik itu nular lewat kebiasaan sehari-hari, dari cara ngomong sampai cara menyikapi masalah. Teman baik itu gak suka ngomporin dan manasin keadaan yang bikin kamu jadi tambah panas menghadapi stuasi yang sedang kamu hadapi.

    Lingkungan pertemanan yang sehat bikin stres berkurang, rasa percaya diri naik, dan hidup jadi lebih berwarna. Intinya, berteman dengan orang-orang baik itu bukan cuma soal punya teman, tapi soal punya ruang aman yang bikin kita tumbuh, merasa dihargai, dan punya energi positif.

    Kamu akan  jalani hidup dengan lebih santai dan waras bukan dengan saling mencurigai dan berprasangka buruk satu sama lain. Asyiik kan punya teman-teman baik. Jadi, Yuuk mencari teman-teman baik.

      Coba ingat-ingat lagi, bagaimana gesture tubuh kamu dalam keseharian? Apakah kamu jutek, judes atau ramah dan memberi kesan baik pada orang-orang yang kamu temui? Menurut Vex King dalam bukunya ini carilah alasan untuk tersenyum karena dengan tersenyum akan mebuat orang lain merasa lebih bahagia. 

      Seluruh tubuh dan fisiologi kamu dapat memengaruhi pikiran dan perasaan lho. Maka dengan mengubah bahasa tubuh menjadi menyenangkan maka kal ini akan mengubah keadaan jiwa dan batin kamu menjadi lebih bahagia. 

      “Jika kamu dapat bertindak seperti seorang yang merasa baik, keadaan batnmu akan berubah dan vibrasi mu  akan meningkat” (Good Vibes Good Life halaman 34)

      Bahasa tubuh bukan hanya  berpengaruh terhadap bagaimana cara orang lain memandang diri kamu akan tetapu juga terhadap bagaimana  kamu memandang dirimu sendiri. Bahasa tubuh yang baik juga bikin interaksi sosial lebih nyaman, respons orang ke kita jadi lebih ramah, dan itu balik lagi ngasih feedback positif ke diri kita. Lama-lama, kebiasaan bahasa tubuh yang positif ini ngebentuk rasa percaya diri, bikin kita lebih berani, lebih tenang, dan lebih siap menghadapi situasi apa pun dengan energi yang lebih positif.

        Kebiasaan positif ketiga yang bisa mendatangkan vibrasi energi positif adalah istirahat. Yaa istirahat, meskipun terdengar sepele tapi ternyata efek istirahat itu sangat besar. Istirahat dapat menjaga jarak kamu dengan stres. Beberapa langkah kecil yang kamu lakukan bisa menjadi pilihan untuk beristirahat diantaranya adalah jalan-jalan, berkebun, menatap bintang. Istirahat buat saya sih yaa tiduuur hehehe dan melakukan hal-hal yang menjadi kesukaan. Istirahat itu perlu agar kamu bisa menata ulang diri sendiri, mengambil nafas sejenak agar kembali segar dan fresh.

          Menurut Vex King inspirasi itu dapat memberi motivasi dan rasa optimis. Berbagai cara bisa kamu lakukan untuk mendapatkan inspirasi, tidak jarang inspirasi kamu dapatkan dari lingkungan sekitar. Inspirasi ada di teman-teman terbaik, buku-buku pengembangan diri dan motivasi, film-film yang kamu tonton, membaca artikel, blog dan bacaan-bacaan ringan lainnya. Saat kamu sudah mendapat inspirasi maka itu akan menjadi dorongan buat kamu untuk menemukan tujuan hidup. 

            Naah, sepertinya kebiasaan bergosip dan suka drama-drama banyak sekali terjadi di lingkungan sekitar. Atau bahkan bisa jadi kamu sendiri pernah ada dalam lingkaran gosip dan drama tersebut. 

            “Drama adalah untuk TV, bukan untuk kehidupan Nyata. Jangan mengambil peran dalam episode orang lain ketika mereka menjadi satu-satunya bintang” (Good Vibes Good Life halaman 43)

            Bergosip ternyata sebuah kegiatan yang berbahaya karena bisa menurunkan vibrasi kamu lho. Bergosip itu akan memangsa egomu. Saat kamu bergosip maka energi negatif akan terkirim pada semesta. Jadi mulai dari sekarang yuuk sibukkan diri kamu dengan perbincangan positif dan memberi manfaat saja yaa. 

            Saya adalah seorang muslim dan dalam agama saya gosip itu dosa. Membicarakan kejelekan orang lain itu sama saja dengan memakan bangkai saudara sendiri. Begitu seperti yang dijelaskan dalam Al Qur’an. Jadi relate sih apa yang dikatakan dalam buku ini dengan ajaran agama yang saya anut.

              Dalam buku ini disebutkan bahwa makanan akan mengendalikan hidupmu. Mengapa? Karena makanan adalah sumber nutrisi. Nutrisi akan beredar dalam tubuh dan darah kamu. Jadi saat kamu mengonsumsi makanan yang membuat ngantuk misalnya maka vibrasimu akan melemah. Makanan bergizi, eal food adalah contoh makanan penuh viibrasi dan makanan junk food adalah contoh makanan yang sama sekali tidak memiliki vibrasi. Selain itu kamu juga harus memperhatikan kecukupan kebutuhan air dalam tubuhmu. Jangan sampai tubuh kamu kekurangan air yaa. 

                Bersyukur itu bisa ngasih energi positif ke diri kamu  karena fokus pikiran jadi bergeser dari apa yang kurang ke apa yang sudah kita punya. Saat kita terbiasa bersyukur, hal-hal kecil yang sering dianggap sepele jadi terasa bermakna, dan itu bikin hati lebih tenang. Pikiran nggak terus-terusan sibuk membandingkan diri dengan orang lain atau nyalahin keadaan, sehingga energi mental yang tadinya habis buat ngeluh bisa dipakai buat hal yang lebih produktif. 

                Rasa syukur juga bantu kita menerima keadaan dengan lebih lapang, bukan berarti pasrah, tapi lebih ke sadar kalau hidup nggak selalu harus sempurna buat bisa dinikmati. Ketika hati lebih ringan, stres pelan-pelan berkurang dan emosi jadi lebih stabil. Bersyukur juga bikin kita lebih sadar bahwa kita nggak sendirian, selalu ada hal baik yang menyertai perjalanan hidup, sekecil apa pun itu. 

                Kebiasaan ini akhirnya ngebentuk pola pikir yang lebih positif, optimis, dan nggak gampang tumbang saat ketemu masalah. Bersyukur akan mampu menarik hal-hal baik dan menempatkan segala sesuatu dalam perspektif yang lebih jelas. Dengan bersyukur kamu akan memfokuskan energi pada solusi  atas masalah yang kamu alami. Orang yang pandai bersyukur tidak mudah putus asa.

                Jadi, bersyukur bukan cuma soal bilang terima kasih, tapi cara buat menjaga energi batin tetap hangat, bikin hidup terasa lebih cukup, dan langkah kita jadi lebih kuat buat ngejalanin hari demi hari.

                  Saya sering sekali mendapati kebiasaan positif yang satu ini di beberapa buku lainnya. Seperti pada buku yang sudah saya ulas sebelumnya. Menikmati saat-saat yang dilalui dalam kehidupan dengan pancaindra yang kamu miliki adalah salah satu cara untuk terhubung dengan momen saat ini. Yuuk kamu coba hadir dalam setiap momen-momen yang terjadi dalam hidup tanpa ada gangguan gawai dan alat teknologi. 

                  Saat kamu makan yaa lakukan hanya makan saja sampai habis tanpa memegang HP. Hadir utuh lahir batin saat kamu melakukan kegiatan agar kamu bisa menikmatinya. Teknologi adalah alat, bukan pengganti kehidupan. Jangan sampai kamu kehilangan momen-momen berharga dalam kehidupan karena terlalu asyik dengan dunia yang ada dalam HP dan gadget kamu. 

                    Meditasi adalah istilah lain dari berkonsentrasi. Meditasi adalah salah satu cara latihan untuk membantu kamu agar bisa hadir pada momen saat ini. Saat meditasi kamu lakukan, kamu bisa hadir utuh beserta seluruh panca indra dengan tenang, mengamati pikiran dan perasaan. Dalam buku Good Vibes Good Life penulis memberikan panduan step by step bagaimana cara melakukan meditasi. Kamu bisa mempraktekkannya nanti. 

                    Jadi itulah kebiasaan-kebiasaan positif yang dapat memberi energi baik pada diri. Yuu coba deh kamu lakukan dalam keseharian agar vibrasi kamu positif. Saat vibrasi positif akan memberi rasa senang dan bahagia. Mencintai diri sendiri bisa kamu capai dengan kebiasaan-kebiasaan positif ini. Baca juga bukunya yuuk, bagus banget buat memberi motivasi dalam hidup kamu. 

                    Recommended Articles

                    7 Comments

                    1. Artikel ini dalem banget membahas mengenai kebiasaan positif yang berdampak pada hidup kita..aku pun mengakui, mgkin kurang bersyukur dan ingin lebih bersyukur lagi di tahun 2026. Menjauhi drama itu wajib hukumnya bagi aku, hehehe

                    2. Setuju banget kalau gaya hidup positif itu bukan soal perubahan drastis dalam semalam, tapi tentang konsistensi hal-hal kecil seperti bangun lebih pagi dan rutin minum air putih. Aku pribadi merasa lebih tenang sejak mulai mempraktikkan afirmasi diri dan mengurangi scrolling medsos sebelum tidur. Ternyata, menjaga pikiran tetap positif memang berpengaruh besar ke kesehatan fisik kita, ya.

                    3. Di usia menjelang 40 saya juga mulai memilih dan memilah dengan siapa berteman, diusahakan teman terbaik versi kita agar membawa vibe yang nyaman juga selama bersosialisasi. Makanya bener juga istilah yang mengatakan semakin matang usia kita semakin mengerucut circle pertemanan kita karena memang lebih baik sedikit tapi membawa dampak positif daripada banyak tapi toxic

                    4. Omong2 tentang lingkungan pertemanan yang baik … waktu umroh salah satu doaku adalah minta dijauhkan dari lingkungan pertemanan yang toxic alias tidak baik dan minta didekatkan dengan lingkungan pertemanan yang baik. Dalam waktu 1-2 tahun kemudian sempat shock ketika satu per satu mereka yang kukira teman ternyata menjauh dan semakin jauh. Tapi di sisi lain, aku justru lebih tenang.

                      1. Heni Hikmayani Fauzia
                        Heni Hikmayani Fauzia

                        mungkin itu jawaban dari Allah teh, doa teteh waktu umroh terkabul

                    5. Kuncinya memang harus mencintai diri sendiri dulu ya, Mbak. Bagaimana kita memberikan aau melakukan hal-hal terbaik untuk diri sendiri dulu. Misalnya istirahat, Kalau sudah lelah, ya istitahatkan diri saja dulu. jangan diforsir dan akhirnya sakit. Terus lainnya adalah bersyukur. Karena dengan begitu menerima sesuai takaran yang sudah diberikan Tuhan. Akhirnya kembali lagi kaitannya, tidak memaksa diri, memberi banyak diri melakukan hal menyenangkan. Dan akhrnya sehat dan bahagia.

                    6. Aku tuh lagi berusaha mengubah bahasa tubuh. Aku sendiri menyadari kalau aku tuh bukan orang yang terlalu ramah. Terkadang malah kayak terkesan judes gitu. Pingin deh menjadi orang yang sedikit menyenangkan.

                    Leave a Reply

                    Your email address will not be published. Required fields are marked *