Tips MPASI Sehat Untuk Bayi di Iklim Bali

MPASI sehat

Bali adalah salah satu Provinsi yang ada di Indonesia. Jika berbicara tentang Bali maka yang terbayang oleh kita adalah cuaca hangat dan iklim tropis. Sebenarnya Bali memiliki ragam daerah mulai dari dataran rendah, sedang hingga dataran tinggi. Begitu pula dengan iklim dan cuaca karena memiliki dataran rendah dan dataran tinggi maka cuacanya juga beragam. 

Pada wilayah dataran tinggi cuacanya dingin dan sejuk. Sementara wilayah dataran rendah dan pesisir memiliki cuaca yang lebih hangat hingga panas. Namun secara umum Bali memiliki iklim tropis. Buat para ibu yang memiliki bayi faktor kondisi topografi dan iklim tempat tinggal sebaiknya ikut diperhatikan. 

Naah, jika kamu adalah seorang ibu yang memiliki bayi dan sudah memasuki usia yang pas untuk diberi makanan pendamping ASI dan tinggal di Bali,  maka tentu saja memiliki beberapa hal yang mesti diperhatikan saat menyiapkan MPAsi pada cuaca beriklim tropis seperti di Bali. Perbedaan kondisi cuaca yang sudah saya tulis di atas menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan orang tua dalam menyiapkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) bagi bayi. 

Wilayah topografi Bali itu beragam, ada dataran rendah dan ada dataran tinggi. Dalam satu daerah juga bisa jadi terdapat keduanya. Seperti Badung contohnya, disana ada wilayah yang dataran rendah dan ada juga dataran tingginya. 

Wilayah Bali  Dataran Rendah  

Pada wilayah dataran rendah seperti Gianyar, Tabanan, Buleleng, dan daerah pantai lainnya dengan suhu hangat atau panas, maka sebaiknya jangan terlalu lama menyimpan makanan di suhu ruang yaaa. Kenapa? Karena pada suhu yang cenderung panas bakteri akan lebih cepat tumbuh sehingga meningkatkan resiko keamanan MPASI itu sendiri. Gak mau kan MPASI nya jadi cepat terkontaminasi bakteri. Jadi sebaiknya segera masukkan MPASI ke dalam lemari pendingin yaa, kecuali segera dikonsumsi oleh bayi dan langsung habis. 

Wilayah Bali Dataran Tinggi

Namun meskipun begitu bukan berarti jika orang tua dan bayi tinggal di dataran tinggi seperti Kintamani, Bedugul, Bangli dengan suhu sejuk dan dingin jadi bisa leluasa membiarkan makanan MPASI di suhu ruang yaa. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ibu, diantaranya usahakan menyimpan MPASI di tempat teduh jangan terpapar sinar matahari langsung, jangan menyimpan makanan di luar lebih dari 2 jam untuk mengantisipasi bakteri mengkontaminasi. Ibu juga hendaknya memperhatikan suhu ruangan, karena seringkali suhu ruangan lebih hangat daripada suhu di luar. Sehingga ini juga menjadi penyebab makanan akan terkontaminasi lebih cepat.

Hal Lain yang Harus Diperhatikan 

Apakah hanya cukup dengan menyiapkan makanan yang baik saat membuat MPASI? Tentu saja tidak, karena bayi pun harus mendapat perhatian. Maka agar bayi dapat mengkonsumsi MPASI dengan lahap dan senang, orang tua harus memperhatikan kondisi bayi. Wilayah Bali yang memiliki cuaca hangat cenderung panas dan beriklim tropis akan membuat bayi mudah berkeringat. Sehingga bayi perlu tempat yang teduh dan nyaman. Sebaliknya jika bayi tinggal di daerah sejuk dan dingin, maka berikan tempat yang hangat. Kalau enggak pas mengkondisikan bayi yang ada malah rewel nanti anak kita ya buu. 

Tentu saja semua harus memperhatikan sirkulasi udara yang baik agar bayi nyaman saat makan. Sehingga orang tua di Bali dapat memberikan MPASI yang aman dan bergizi dengan memperhatikan iklim setempat untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan bayi secara optimal.

Kapan Saat Tepat pemberian MPASI?

Naah, disini peran literasi sangat penting. Orang tua hendaknya banyak membaca sumber informasi tentang MPASI baik dari buku, artikel, majalah maupun sumber-sumber terpercaya lainnya. Sehingga bisa mendapatkan informasi yang tepat dan akurat tentang saat yang tepat pemberian MPASI. Menurut aturan dari pemerintah dalam hal ini Kemenkes, MPASI harus diberikan tepat waktu yaitu saat bayi usia enam bulan. 

Pada usia tersebut, kebutuhan energi dan zat gizi bayi semakin meningkat sehingga ASI saja tidak lagi mencukupi seluruh kebutuhan nutrisinya, jadi tentu saja membutuhkan asupan tambahan. Namun ingat ya bu ibuu, pemberian ASI sebaaiknya diberikan hingga usia dua tahun ya bu ibu karena masih menjadi sumber nutrisi dan perlindungan kesehatan bagi bayi. Naah, ada baiknya juga pengenalan MPASI dilakukan secara bertahap, dimulai dengan makanan bertekstur lumat atau bubur kental yang disesuaikan dengan kemampuan makan bayi. Jangan langsung diberi nasi seperti orang dewasa. 

Dulu juga saya seperti itu memberi MPASI pada anak saya, pelan-pelan dari yang paling lembut terus bertahap hingga butiran nasi. Jumlahnya juga sama, mulai dari sedikit bertahap bertambah sesuai usia.

Tips Menyiapkan MPASI Sehat dan Aman di Bali dengan Iklim Tropis

Bagi saya saat menyiapkan MPASI merupakan saat krusial dan penting lho. Kenapa? Karena semua bahan harus fresh,  sehat dan tentu saja aman untuk dikonsumsi bayi. Apalagi bagi para orang tua yang berdomisili di daerah iklim tropis seperti Bali.  

Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan berbagai aspek dalam menyiapkan MPASI, mulai dari pemilihan bahan makanan yang segar, pemenuhan kebutuhan gizi seimbang, kebersihan peralatan memasak, hingga cara penyimpanan makanan yang aman. 

Pilih Bahan Makanan Segar Berkualitas

    Bahan makanan yang akan dijadikan sumber untuk membuat MPASI sebaiknya makanan yang segar dan berkualitas. Bahan makanan seperti ikan, ayam, daging pilih yang masih segar. Selain itu pilih juga buah-buahan yang masih bagus , jangan sampai ada yang sudah terlihat agak lama apalagi menuju busuk karena berbahaya buat bayi. Para ibu saat membeli sayuran pilih sayuran yang masih segar dan belum layu. Intinya pilih bahan-bahan makanan yang masih bagus kualitasnya. Agar kandungan gizinya masih optimal.

    Kandungan Gizi Lengkap

      Kandungan gizi MPASI sebaiknya lengkap yaa ada mengandung karbohidrat, protein dan vitamin. Karbohidrat sebagai sumber energi, protein hewani seperti daging ayam, sapi, ikan, dan telur untuk mendukung pertumbuhan serta memenuhi kebutuhan zat besi, lemak sebagai sumber energi tambahan, serta sayuran dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat.

      Kombinasi bahan makanan tersebut penting untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sekaligus memperkenalkan berbagai rasa dan tekstur makanan sejak dini. Untuk sumber karbohidrat, ibu bisa mencoba beras sebagai salah satu pilihan. 

      Penyimpanan MPASI yang Tepat

        Seperti yang sudah saya ulas di bagian atas tulisan ini bahwa sebaiknya makanan MPASI disimpan di kulkas saja agar tidak mudah terkontaminasi oleh bakteri. Selain itu juga untuk menjaga kebersihannya,  simpan di wadah tertutup saat menyimpan di kulkas. Jangan menyimpan terlalu lama, jadi upayakan membuat MPASI sesuai kebutuhan harian saja agar bahan makanannya selalu fresh.

        Menjaga Kebersihan

          Naah, selain bahan makanan, penting juga bagi  ibu dan orang tua perhatikan  adalah masalah kebersihan. Kebersihan ini mencakup semuanya yaa bu ibu, mulai dari peralatan makan si kecil hingga kebersihan bayi kita sendiri. Dalam kondisi cuaca tropis seperti Bali, pengolahan makanan secara higienis juga perlu diperhatikan agar kandungan gizi tetap terjaga dan makanan aman dikonsumsi. Kondisi bayi yang bersih akan menekan resiko bakteri masuk ke tubuh bayi. Terbayang kan kalau tangannya tidak bersih terus bayi memasukkan tangannya ke mulut nanti kuman ikut masuk juga. 

          Belanja Kebutuhan MPASI di Bali

          Ternyata Bali bukan hanya terkenal sebagai tempat wisata saja tapi juga bisa menjadi tempat mencari perlengkapan bayi dan lengkap pula. Saya punya teman yang anaknya tinggal di Bali dan kebetulan membutuhkan keperluan bayi. Ya sudah saya bantu carikan deh dan menemukan di internet sebuah toko namanya Baby Shop Bali. Cukup lengkap juga saya lihat karena disana ada berbagai kebutuhan bayi tersedia mulai dari kebutuhan MPASI, perawatan bayi, popok, dan perlengkapan anak termasuk beras berkualitas untuk bahan utama MPASI. 

          Saya bayangin ini gimana kalau anaknya temen pusing kalau pas bayinya makan belepotan, aduuh repot nanti bayi jadi kotor deh. Eh,  ketemu juga jawabannya  di Baby Shop Bali. Ternyata disini tersedia celemek dan tisu basah buat mendampingi saat makan. Saat memberi MPASI , ibu juga harus memastikan tangan bayi dan badannya bersih, agar saat makan bayi senang karena dia nyaman badannya segar. Ibu gak usah khawatir deh untuk skincare bayi lengkap ada di toko ini. Asyik juga kalau begini, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Soalnya produk kebutuhan bayi di toko ini lengkap banget. 

          Penutup

          Akhirnya buat saya, urusan menyiapkan MPASI agar sehat dan penuh gizi bukan hanya urusan memilih menu, tapi juga menyiapkan seluruh perlengkapan dengan baik. Termasuk mempersiapkan kondisi bayi dalam keadaan bersih dan segar. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mulai mencari dan memilih produk MPASI berkualitas, mulai dari bahan makanan bernutrisi, peralatan memasak yang aman, wadah penyimpanan higienis, hingga perlengkapan makan yang sesuai dengan usia bayi. 

          Recommended Articles

          Leave a Reply

          Your email address will not be published. Required fields are marked *